Category Archives: Artikel

DOWNLOAD Rekaman Dauroh Masyaikh Ahlussunnah Wal Jama’ah 2012 (Bantul, 23-24 Juni 2012)

DOWNLOAD Rekaman Dauroh Masyaikh Ahlussunnah Wal Jama’ah 2012 (Bantul, 23-24 Juni 2012)

 

1. Pembukaan oleh Pemerintah, Al Ustadz Ayip Syafrudin & Asy Syaikh ‘Ubaid Al Jabiri : Download file

2. Asy Syaikh ‘Ubaid bin ‘Abdillah Al-Jabiri (Penerjemah Al-Ustadz Ruwaifi’ Lc.) – Tingkatan Dalam Memerangi Jiwa (Sesi 1) : Download File

3. Asy-Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh-Zhafiri (Penerjemah Al-Ustadz Usamah Mahri Lc.) – Pembatal-Pembatal Keislaman (Sesi 1) : Download File

4. Asy-Syaikh Muhammad Ghalib Al-’Umari (Penerjemah Al-Ustadz Qomar Suaidi Lc.) – Buah Dari Berpegang Teguh Diatas Sunnah (Sesi 1) : Download File

5. Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh-Zhafiri (Terjemah Ust.Qomar Suaidi) – Pembatal-Pembatal Keislaman (Sesi 2) : Download File

6. Asy Syaikh ‘Ubaid bin ‘Abdillah Al Jabiri (Terjemah Ust.Usamah Mahri) – Tingkatan Dalam Memerangi Jiwa (Sesi 2) : Download File

7. Asy Syaikh Muhammad Ghalib Al ‘Umari (Terjemah Ust.Ruwaifi) – Buah Dari Berpegang Teguh Diatas Sunnah (Sesi 2) : Download File

8. Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh Zhafiri (Terjemah Ust.Usamah Mahri) – Tuntunan Puasa Ramadhan (Sesi 1) : Download File

9. Asy Syaikh Khalid bin Dhahwi Azh Zhafiri (Terjemah Ust.Usamah Mahri) – Tuntunan Puasa Ramadhan (Sesi 2) : Download File

Sumber -> http://problemamuslim.wordpress.com

Fatwa Asy Syaikh Muhammad bin Hadi Al Madkhali Mengenai Blokade Dammaj

Segala puji hanya kepada Allah semata, semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Rasulullah yang tidak ada nabi setelahnya;

Berikut ini adalah sebuah nasihat mulia dari: Syaikh yang mulia DR. Muhammad bin Hadi Al-Madkhali hafidhahullah.

Sebagai jawaban dari pertanyaan yang diajukan kepada beliau setelah pelajaran ke-38, Kajian syarah kitab “Mufidul Anam wa Nurudh Dhalam fi Tahriril Ahkam li Hajji Baitillahilharam”, di masjid Bani Salimah Madinah An Nabawiyyah. Ahad,3 Dzulqa’dah 1432 H

Pertanyaan yang datang adalah seputar pengepungan syi’ah kelompok Al-Houthi terhadap kota Dammaj, Yaman sejak berhari-hari lalu hingga hari ini.

Di bawah ini merupakan transkip tanya-jawab yang ada:

Pertanyaan dibaca oleh Asy-syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali –hafidhahullah-, ini juga merupakan pertanyaan dari penduduk Yaman.

Beliau membacakan:

Wahai Syaikh –semoga Allah menjaga anda-, tentunya tidak asing bagi pengetahuan anda yang mulia apa yang menimpa sebagian saudara kita ahlussunnah di kota Dammaj berupa pengepungan orang-orang Syi’ah –semoga Allah menghinakan mereka-. Maka, apa nasehat dan arahan anda menghadapi hal ini untuk ahlussunnah secara umum maupun ahlussunnah di Dammaj?

Jawaban dari Asy-Syaikh Muhammad bin Hadi Al-Madkhali hafidhahullah: Continue reading Fatwa Asy Syaikh Muhammad bin Hadi Al Madkhali Mengenai Blokade Dammaj

Adab-Adab Berbicara Bagi Wanita Muslimah

Wahai saudariku muslimah..

Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara,Allah Ta’ala berfirman:

لَّا خَيْرَ فِي كَثِيرٍ مِّن نَّجْوَاهُمْ إِلَّا مَنْ أَمَرَ بِصَدَقَةٍ أَوْ مَعْرُوفٍ أَوْ إِصْلَاحٍ بَيْنَ النَّاسِ

Artinya:

“Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka,kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah,atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia “. (An nisa:114)

Dan ketahuilah wahai saudariku,semoga Allah ta’ala merahmatimu dan menunjukimu kepada jalan kebaikan, bahwa disana ada yang senantiasa mengamati dan mencatat perkataanmu. Continue reading Adab-Adab Berbicara Bagi Wanita Muslimah

Hari Asyuro, Keutamaan dan Hukum-Hukumnya

بسم ا لله ا لر حمن ا لر حيم

Hari Asyuro, Keutamaan dan Hukum-Hukumnya

Segala puji hanyalah milik Allah, sholawat dan salam semoga tercurah atas penutup Rosul-Nya dan orang terbaik dari para makhlukNya Nabi kita Muhammad shalallaahu ‘alaihi wassalam beserta para pengikut dan sahabatnya.

Kemudian setelah itu, dalam pembahasan ini kami akan memaparkan apa yang dijalani oleh ahlussunnah berupa sikap peneladanan dan pertengahan terkait dengan hari ‘asyuro’ serta apa yang dijalani oleh para ahli bid’ah dan kesesatan berupa sikap ekstrim, kasar dan menyimpang dari kebenaran. Dan juga apa yang dijalani oleh Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wassalam berupa agama yang lurus terkait dengan hari ini.
Continue reading Hari Asyuro, Keutamaan dan Hukum-Hukumnya

FATWA SYAIKH AR-RAJIHI TENTANG KEKAFIRAN DAN KEMURTADAN

FATWA SYAIKH AR-RAJIHI TENTANG KEKAFIRAN DAN KEMURTADAN

Oleh : Al Ustadz Kharisman

Pertanyaan : Kapan terjadi kufur akbar atau kemurtadan (keluar dari Islam)? Apakah hal itu khusus terkait dengan keyakinan (i’tiqad) , penentangan, dan pendustaan saja atau lebih umum dari itu?

Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi –semoga Allah mengampuninya- berkata:

Bismillaahirrohmaanir rohiim. Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Sholawat, salam, dan keberkahan dari Allah semoga tercurah kepada hamba Allah dan RasulNya, Nabi kita dan Imam, dan pemimpin kita, Muhammad bin Abdillah, dan kepada keluarga, Sahabat, serta orang-orang yang mengikutinya hingga (mendekati) hari kiamat. Amma ba’du :

Sesungguhnya kekafiran dan kemurtadan – wal-Iyaadzu billah- terjadi karena beberapa hal: Continue reading FATWA SYAIKH AR-RAJIHI TENTANG KEKAFIRAN DAN KEMURTADAN

Puasa Hari Arafah

Puasa arafah termasuk dari puasa-puasa sunnah dalam Islam yang mempunyai keutamaan yang besar. Dari Abu Qatadah Al-Anshari -radhiallahu anhu- dia berkata:
وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ , فَقَالَ: يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
“Dan beliau -alaihishshalatu wassalam- ditanya tentang puasa pada hari arafah, maka beliau menjawab, “Dia menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” (HR. Muslim no. 1162)
Hadits ini jelas menunjukkan disunnahkannya berpuasa pada hari arafah, yaitu pada tanggal 9 zulhijjah. Sampai-sampai Asy-Syaikh Abdullah Al-Bassam berkata dalam Taudhih Al-Ahkam (3/210), “Puasa hari arafah adalah puasa sunnah yang paling utama berdasarkan ijma’ para ulama.” Continue reading Puasa Hari Arafah

8 (Delapan) Adab Dalam Merayakan ‘Iedul Adha

Hukum-hukum dalam merayakan Iedhul Adha

Puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah yang telah mempertemukan kita kepada hari yang agung ini dan memanjangkan umur kita sehingga dapat menyaksikan hari dan bulan berlalu dan mempersembahkan kepada kita perbuatan dan ucapan yang dapat mendekatkan kita kepada Allah. Hari Raya qurban, termasuk kekhususan umat ini dan termasuk tanda-tanda agama yang tampak, juga termasuk syi’ar-syi’ar Islam, maka hendaknya kita menjaganya dan menghormatinya.

ذَلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوْبِ

Demikianlah (perintah Allah), dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati (Al Hajj 32).

Berikut ini akan dijelaskan secara ringkas adab-adab dan hukum-hukum tentang hari raya : Continue reading 8 (Delapan) Adab Dalam Merayakan ‘Iedul Adha

15 (Lima Belas) Hal Yang Berkaitan Penyembelih Hewan Kurban

Penulis: Asy Syaikh Ali bin Hasan bin Ali Abdul Hamid Al-Halabi Al-Atsari

Ada beberapa hukum yang berkaitan dengan hewan kurban. Sepantasnyalah bagi seorang muslim untuk mengetahuinya agar ia berada di atas ilmu dalam melakukan ibadahnya, dan di atas keterangan yang nyata dari urusannya. berikut ini aku sebutkan hukum-hukum tersebut secara ringkas.

Pertama : Nabi Shalallahu’alaihi Wassallam berkurban dengan dua ekor domba jantan (Akan datang dalilnya pada point ke delapan) yang disembelihnya setelah shalat Ied. Beliau Shalallahu’alaihi Wassallam mengabarkan (yang artinya) : “ Siapa yang menyembelih sebelum shalat maka tidaklah termasuk kurban sedikitpun, akan tetapi hanyalah daging sembelihan biasa yang diberikan untuk keluarganya” (Riwayat Bukhari (5560) dan Muslim (1961) dan Al-Bara’ bin Azib)
Continue reading 15 (Lima Belas) Hal Yang Berkaitan Penyembelih Hewan Kurban

Tata Cara MENYEMBELIH HEWAN KURBAN

Berqurban Menurut Sunnah Nabi

Beberapa ulama menyatakan bahwa berkurban itu lebih utama daripada sedekah yang nilainya sepadan. Bahkan lebih utama daripada membeli daging yang seharga atau bahkan yang lebih mahal dari harga binatang kurban tersebut kemudian daging tersebut disedekahkan. Sebab, tujuan yang terpenting dari berkurban itu adalah taqarrub kepada Allah melalui penyembelihan. (Asy Syarhul Mumti’ 7/521 dan Tuhfatul Maulud hal. 65)

Hukum Berkurban

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum berkurban, ada yang berpendapat wajib dan ada pula yang berpendapat sunnah mu’akkadah. Namun mereka sepakat bahwa amalan mulia ini memang disyariatkan. (Hasyiyah Asy Syarhul Mumti’ 7/519). Sehingga tak sepantasnya bagi seorang muslim yang mampu untuk meninggalkannya, karena amalan ini banyak mengandung unsur penghambaan diri kepada Allah, taqarrub, syiar kemuliaan Islam dan manfaat besar lainnya.
Continue reading Tata Cara MENYEMBELIH HEWAN KURBAN